Pasokan listrik yang tidak andal dapat berdampak langsung pada peralatan medis. Menurut World Health Organization (WHO), hampir sepertiga kerusakan perangkat medis di dunia diperkirakan disebabkan oleh pasokan listrik yang tidak andal (WHO Energizing Health Report, 2023)
Karena itu, genset di rumah sakit perlu memenuhi persyaratan sebelum dioperasikan. Selain memastikan unit siap digunakan sebagai sumber listrik cadangan, rumah sakit juga perlu memperhatikan persyaratan teknis dan dokumen perizinannya. Salah satunya adalah izin operasional genset rumah sakit.
Genset Rumah Sakit Seperti Apa yang Memerlukan Izin?
Tidak semua genset memiliki persyaratan yang sama. Untuk genset kapasitas kecil, cukup membuat Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL). Kapasitas, fungsi, dan tempat genset digunakan dapat menentukan izin atau sertifikasi yang perlu dipenuhi.

Genset dengan Kapasitas 25 kVA atau Lebih
Untuk SLO, genset dengan kapasitas 25 kVA atau lebih perlu mendapat perhatian khusus. Genset yang digunakan untuk kepentingan umum, kegiatan industri, atau tempat usaha juga termasuk dalam kategori yang perlu memiliki SLO.
Rumah sakit umumnya masuk dalam penggunaan fasilitas usaha atau kepentingan umum. Karena itu, kapasitas genset menjadi salah satu informasi pertama yang perlu diperiksa.
Genset yang Digunakan untuk Operasional Rumah Sakit
Kebutuhan perizinan juga berkaitan dengan fungsi genset. Unit yang digunakan sebagai sumber listrik cadangan untuk mendukung operasional rumah sakit tetap perlu memenuhi ketentuan kelistrikan dan keselamatan yang berlaku. Jadi, jangan hanya melihat ukuran mesinnya. Cara dan lokasi penggunaannya juga perlu diperhatikan.
Genset yang Menggunakan Cerobong
Genset dengan sistem pembuangan melalui cerobong juga perlu memperhatikan ketentuan emisi. Pengujian dapat diperlukan untuk memastikan emisi yang dihasilkan memenuhi baku mutu yang berlaku.
Parameter seperti CO, HC, NOx, dan partikulat perlu diperhatikan dalam pengujian emisi. Ketentuannya dapat berbeda berdasarkan jenis dan karakteristik sumber emisinya.
Siapa yang Harus Mengajukan Izin Genset Rumah Sakit?
Pada dasarnya, pengurusan izin dan dokumen genset menjadi tanggung jawab pihak yang mengoperasikan atau menguasai fasilitas tersebut. Di rumah sakit, prosesnya biasanya perlu dikoordinasikan oleh manajemen dengan tim teknis atau penanggung jawab kelistrikan agar persyaratan administratif dan teknis berjalan bersama.
Rumah Sakit sebagai Pemilik atau Pengelola
Jika genset merupakan milik rumah sakit dan digunakan untuk menunjang operasional fasilitas, rumah sakit menjadi pihak yang perlu memastikan seluruh kewajiban perizinan dan sertifikasi terpenuhi. Pengurusannya dapat didelegasikan kepada bagian yang ditunjuk, tetapi tanggung jawab pemenuhannya tetap berada pada pengelola fasilitas.
Penanggung Jawab Teknis
Aspek teknis biasanya ditangani oleh tenaga atau tim yang memahami instalasi listrik dan operasional genset. Mereka dapat membantu menyiapkan data unit, dokumen teknis, pemeriksaan instalasi, hingga kebutuhan pengujian sebelum pengajuan dilakukan.
Untuk pekerjaan tertentu, rumah sakit juga dapat melibatkan pihak eksternal. Namun, dokumen dan proses yang diserahkan tetap perlu diperiksa oleh pihak rumah sakit sebelum digunakan dalam pengurusan izin.
Jika Genset Disewa
Status sewa tidak otomatis membuat seluruh tanggung jawab beralih kepada penyedia genset. Perjanjian sewa perlu menjelaskan dengan jelas siapa yang bertanggung jawab atas instalasi, SLO, pengujian, perawatan, dan dokumen lainnya.
Ini penting karena satu genset bisa melibatkan beberapa pihak. Pembagian tanggung jawab sebaiknya sudah jelas sejak awal agar tidak ada dokumen yang terlewat.
Apa Saja Persyaratan Izin Operasional Genset Rumah Sakit?
Untuk rumah sakit, pengurusan izin genset tidak berhenti pada izin penggunaan mesin. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, mulai dari persetujuan lingkungan hingga kelayakan instalasi dan uji emisi. Persyaratan akhirnya dapat bergantung pada kapasitas genset dan karakteristik fasilitas.
Persetujuan Lingkungan
Penggunaan genset perlu memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan sekitar, terutama dari emisi dan kegiatan operasionalnya. Dokumen lingkungan yang diperlukan dapat berbeda berdasarkan skala kegiatan dan kapasitas genset.
Untuk kapasitas tertentu, dokumen seperti SPPL atau UKL-UPL dapat menjadi bagian dari persyaratan. Pada kegiatan dengan skala dan dampak yang lebih besar, persyaratannya dapat berbeda.
Izin Operasional dari Instansi Terkait
Selain aspek lingkungan, pengoperasian genset juga berkaitan dengan ketentuan ketenagalistrikan dan keselamatan kerja. Rumah sakit perlu memastikan izin atau persetujuan dari instansi terkait sudah dipenuhi sebelum genset digunakan secara operasional.
Hal ini perlu diperhatikan sejak awal, termasuk ketika rumah sakit memutuskan untuk beli atau sewa genset rumah sakit. Status kepemilikan unit tidak menghilangkan kebutuhan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.
Sertifikat Laik Operasi (SLO)
SLO menunjukkan bahwa instalasi listrik telah diperiksa dan dinyatakan laik untuk dioperasikan. Untuk genset dengan kapasitas 25 kVA atau lebih, serta genset yang digunakan untuk kepentingan umum, industri, atau tempat usaha, SLO menjadi salah satu dokumen penting yang perlu diperhatikan.
Pemeriksaan SLO dilakukan oleh Lembaga Inspeksi Teknik yang terdaftar pada Kementerian ESDM. Rumah sakit juga perlu memastikan instalasi genset memenuhi aspek keselamatan sebelum proses pemeriksaan dilakukan.
Uji Emisi Genset
Genset menghasilkan emisi dari proses pembakaran bahan bakar. Karena itu, rumah sakit yang menggunakan genset perlu memperhatikan ketentuan uji emisi dan standar emisi yang berlaku, terutama untuk unit yang menggunakan cerobong.
Parameter yang diperiksa dapat mencakup karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), nitrogen oksida (NOx), dan partikulat. Hasil pengujian juga dapat berkaitan dengan pemenuhan dokumen lingkungan dan persyaratan lainnya.
Memastikan Genset Siap Digunakan
Pemenuhan dokumen perlu berjalan bersama dengan kesiapan teknis unit. Rumah sakit dapat melakukan simulasi pemadaman listrik rumah sakit untuk memastikan genset dan sistem kelistrikan dapat berfungsi ketika sumber utama terputus.
Setelah digunakan, kondisi unit tetap perlu dijaga melalui perawatan genset rumah sakit secara berkala. Hal serupa berlaku pada fasilitas kesehatan lain, meskipun kebutuhan genset untuk klinik bisa berbeda berdasarkan kapasitas dan beban listriknya.
Untuk memastikan instalasi dilakukan sesuai kebutuhan, rumah sakit dapat menggunakan jasa pemasangan genset rumah sakit yang memahami persyaratan teknis dan keselamatan. Semua bagian ini pada akhirnya perlu mendukung pemenuhan standar keamanan listrik rumah sakit, bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi.
Bagaimana Proses Pengurusan Izin Genset Rumah Sakit?
Setelah mengetahui izin yang dibutuhkan, langkah berikutnya adalah menyiapkan dokumen, memastikan kondisi genset, lalu mengajukan dokumen kepada pihak yang berwenang. Urutannya dapat berbeda tergantung jenis izin dan kondisi instalasi.
Menyiapkan Data dan Dokumen Genset
Mulailah dengan mengumpulkan informasi dasar mengenai genset dan instalasinya. Cover:
- spesifikasi unit
- kapasitas kVA
- dokumen kepemilikan/pengadaan
- dokumen instalasi
- dokumen lingkungan jika diperlukan
- data lokasi dan penggunaan
Pastikan informasinya konsisten. Perbedaan data antara dokumen dan kondisi unit dapat memperlambat proses.
Memeriksa dan Menguji Instalasi
Sebelum mengajukan dokumen, kondisi genset dan instalasinya perlu diperiksa terlebih dahulu. Pemeriksaan dapat mencakup:
- pemeriksaan instalasi
- SLO
- uji emisi jika applicable
- testing genset under load / ATS
- fixing issues before submission
Untuk SLO, instalasi akan melalui pemeriksaan dan pengujian oleh lembaga inspeksi yang berwenang. Genset juga perlu diuji untuk memastikan dapat bekerja sesuai fungsinya ketika sumber listrik utama mengalami gangguan.
Jika terdapat masalah, perbaikan sebaiknya dilakukan sebelum proses dilanjutkan. Ini lebih efisien daripada mengulang pemeriksaan karena instalasi belum memenuhi persyaratan.
Mengurus Uji Emisi Jika Diperlukan
Genset yang menghasilkan emisi melalui cerobong perlu memperhatikan ketentuan baku mutu emisi yang berlaku. Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah emisi dari unit masih berada dalam batas yang ditetapkan.
Hasil uji emisi kemudian menjadi bagian dari dokumentasi lingkungan sesuai kebutuhan. Jika hasilnya belum memenuhi standar, rumah sakit perlu melakukan tindakan perbaikan sebelum melanjutkan proses terkait.
Mengajukan Dokumen kepada Pihak yang Berwenang
Setelah persyaratan teknis dan administratif siap, dokumen dapat diajukan melalui instansi atau lembaga yang sesuai dengan jenis perizinannya. Untuk SLO, misalnya, pemeriksaan dilakukan oleh Lembaga Inspeksi Teknik yang terdaftar pada Kementerian ESDM.
Tidak semua dokumen diproses melalui pihak yang sama. Karena itu, rumah sakit sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru sebelum mengajukan permohonan.
Menyimpan Dokumen dan Hasil Pemeriksaan
Setelah izin, sertifikat, atau hasil pengujian diterbitkan, seluruh dokumen perlu disimpan dengan baik. Dokumen tersebut dapat dibutuhkan saat pemeriksaan berikutnya, perpanjangan, atau ketika rumah sakit melakukan perubahan pada instalasi.
Catatan pengujian dan perawatan juga sebaiknya diperbarui secara berkala. Dengan begitu, status genset lebih mudah dipantau dan tidak perlu mencari dokumen dari awal ketika diperlukan.
Apa yang Terjadi Jika Genset Rumah Sakit Belum Memenuhi Persyaratan?
Jika instalasi belum memenuhi persyaratan teknis atau ditemukan masalah saat pemeriksaan, SLO tidak dapat diterbitkan sampai temuan tersebut diperbaiki. Rumah sakit perlu melakukan perbaikan dan pemeriksaan ulang sebelum instalasi dinyatakan laik.
Masalahnya bisa sederhana, seperti ketidaksesuaian instalasi, atau membutuhkan perbaikan pada bagian tertentu dari sistem kelistrikan.
Dokumen dalam pengoperasian genset saling berkaitan. Ketika salah satu persyaratan belum terpenuhi, proses pengurusan dokumen berikutnya dapat ikut tertunda.
Contohnya, hasil pemeriksaan atau pengujian yang belum memenuhi ketentuan perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum proses dapat dilanjutkan. Karena itu, sebaiknya seluruh persyaratan diperiksa sejak awal.
Untuk genset yang menggunakan cerobong, emisinya perlu memenuhi baku mutu yang diatur dalam Permen LHK No. 11 Tahun 2021. Pelanggaran terhadap ketentuan emisi juga dapat berujung pada sanksi administratif, seperti yang pernah diterapkan kepada perusahaan di Jakarta karena tidak memenuhi standar emisi.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Genset Rumah Sakit Digunakan?
Pengurusan genset rumah sakit sebaiknya dipersiapkan sejak awal agar proses administrasi dan teknis berjalan lebih lancar. Pemilihan unit, instalasi, hingga pengujian perlu ditangani dengan tenaga yang memahami kebutuhan fasilitas kesehatan.
SolusiGenset membantu rumah sakit menyiapkan kebutuhan genset dengan layanan yang mencakup konsultasi, pengadaan, instalasi, dan dukungan teknis. Dengan pengalaman menangani kebutuhan genset untuk fasilitas kesehatan, SolusiGenset dapat membantu memastikan solusi yang dipilih sesuai dengan kondisi di lapangan.
Layanan juga didukung tenaga dan teknisi bersertifikat, sehingga rumah sakit dapat bekerja dengan tim yang memahami aspek teknis dan kebutuhan operasional fasilitas kesehatan. Untuk kebutuhan genset rumah sakit, konsultasikan spesifikasi dan kondisi lokasi terlebih dahulu agar solusi yang dipilih benar-benar sesuai.
FAQ tentang Izin Operasional Genset Rumah Sakit
- Berapa lama proses pengurusan izin genset rumah sakit?
Proses pengurusan perizinan dan sertifikasi genset rumah sakit, seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Lembaga Inspeksi Teknik dan Izin Operasi/IUPTLS, umumnya memerlukan sekitar 7 hingga 17 hari kerja. Waktunya dapat berbeda tergantung kelengkapan dokumen dan jadwal inspeksi lapangan.
- Apakah izin genset rumah sakit perlu diperpanjang?
Beberapa dokumen memiliki masa berlaku dan perlu diperbarui sesuai ketentuan yang berlaku. Rumah sakit sebaiknya mencatat tanggal penerbitan dan masa berlaku setiap dokumen agar tidak terlewat.
- Apakah perubahan kapasitas genset perlu dilaporkan?
Perubahan kapasitas atau penggantian unit dapat memengaruhi data teknis instalasi. Karena itu, perubahan tersebut sebaiknya diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui apakah membutuhkan pembaruan dokumen atau pemeriksaan ulang.
- Apakah satu izin bisa digunakan untuk beberapa genset?
Belum tentu. Setiap unit dapat memiliki spesifikasi dan kondisi instalasi yang berbeda, sehingga kebutuhan dokumennya perlu diperiksa berdasarkan konfigurasi sistem kelistrikan rumah sakit.
- Siapa yang dapat membantu mengurus kebutuhan izin genset rumah sakit?
Rumah sakit dapat bekerja sama dengan penyedia genset atau tenaga teknis yang memahami instalasi dan persyaratan terkait. Pilih penyedia yang mampu membantu dari tahap perencanaan hingga dokumentasi, bukan hanya memasok unit.

